Selasa, 20 November 2012

klasifikasi planet dan teori terbentuknya bumi

Diposkan oleh fitriyani FimisSu di 23.36

Klasifikasi Planet



a.    Bumi sebagai pembatas
1)   Planet Inferior, yaitu planet yang memiliki lintasan antara Bumi dan Matahari, yaitu Merkurius dan Venus.
2)   Planet Superior yaitu, planet yang lintasannya diluar Bumi terdiri atas Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

b.    Planetoid sebagai pembatas
1)   Planet dalam, planet yang dilihat letaknya karena adanya gugusan asteroid antara Mars samapai dengan Yupiter. Jadi planet dalam adalah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.
2)   Planet luar, planet-planet yang letaknya diluar gugusan asteroid. Jadi Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunusmasuk dalam jajaran planet luar.


c.    Berdasrakan sifat fisisnya
1)   Planet Terestrial; yaitu planet yang memiliki sifat "kebumian" baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (mereka semua memiliki permukaan padat). Contohnya adalah; Merkurius, Venus, Bumi dan Mars
2)   Planet Jovian; yaitu planet yang tidak memiliki sifat "kebumian" , planet-planet ini tersusun atas kumpulan gas.Contoh Planet Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus

TEORI TERBENTUKNYA BUMI


1.      Teori Apungan benua (Wegener)
Semua daratan berasal dari satu benua besar yang disebut pangea. Asumsinya didasari oleh:
a.      Terdapat  kesamaan yang mencolok antara garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Afrika.
b.      Bentangan-bentangan samudra dan benua-benua mengapung sendiri-sendiri.
c.       Batas Samudra Hindia semakin mendesak ke utara. Anak benua India semakin menyempit dan makin mendekati ke Benua Eurasia, sehingga menimbulkan lipatan Pegunungan Himalaya.
d.      Green land semakin mendekat ke Amerika Utara

2.      Teori Kontraksi
Bumi telah mengalami pendinginan dalam jangka waktu yang sangat lama. massa yang sangat panas bertemu dengan udara dingin membuatnya mengerut. Zat yang berbeda-beda menyebabkan pengerutan yang tidak sama antara 1 tempat dan tempat lain (James Dana dan Elie Baumant)

3.      Teori Laurasia-Gondwana
Muka bumi selalu mengalami perubahan atau perkembangan. Perubahan ini terus berlangsung hingga kini, ditunjukan dengan adanya pergeseran daratan (benua). Jika dirunut pada sejarah masa lalu, sebenarnya benua2 di muka bumi pernah berkumpul menyatu, menjadi sbuah benua besar (supercontinent) brnama Laurasia di utara, dan Gondwana di selatan. Kedua benua ini secara perlahan-lahan bergerak ke arah ekuator. Rotasi bumi membuat sebagian benua terakumulasi di daerah ekuator dan bumi barat. PAda perkembangannya, benua ini pecah dan memisah saling menjauh. Dan membentuk kondisi seperti sekarang ini (5 benua).(Eduard Suess)

4.      Teori lempeng tektonik
Teori ini adalah yang paling masuk akal dan diterima diseluruh dunia oleh ahli geologi.
Kerak bumi dan lapisan litosfer mengapung diatas astenosfer, sehinga dianggap satu daerah yang saling berhubungan karena adanya aliran konveksi yang keluar di bagian tengah dasar samudra.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

SOSIOLOGI Fitriyani Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting